Putri Haya binti Hussein (Instagram.com/hrhprincesshaya)
Perpisahan Pangeran Sheikh Mohammed dan Putri Haya itu terjadi pada tahun 2019, ketika Sang Putri melarikan diri ke Inggris karena takut. Perpisahan itu sendiri terjadi karena Pangeran Sheikh Mohammed mengetahui perselingkuhan Putri Haya dengan mantan pengawalnya yang bernama Russel Flowers dari Inggris.
Menurut Insider, selama persidangan juga terungkap bahwa Putri Haya telah diperas oleh para pengawalnya. Para pengawal mencoba untuk membocorkan rahasia perselingkungan tersebut kepada Penguasa Dubai.
Ada tiga orang pengawal yang memeras dan menerima uang sejumlah 9,3 juta dolar AS atau Rp132,4 miliar. Masing-masing pengawal itu menerima 3,3 juta dolar AS (Rp47 miliar), dan sebanyak 5,9 juta dolar AS (Rp84 miliar) dibagi untuk dua pengawal lainnya.
Menurut Hakim, pemerasan atas perselingkuhan itu tidak seharusnya terjadi. "Tidak ada yang harus diperas dan HRH (Putri Haya) pasti sangat ketakutan pada saat ini," katanya.
Dalam persidangan yang berlangsung alot, beberapa fakta kekayaan antara Penguasa Dubai dan Putri Haya ikut terungkap ke publik. Salah satu hal yang mengejutkan dari fakta tersebut adalah, bahwa Putri Haya pernah menghabiskan 2 juta pound sterling (Rp37 miliar) untuk membeli stroberi di musim panas.
Selain itu, Putri Haya selama menjadi istri Pangeran Sheikh Mohammed mendapatkan jatah tahunan sebesar 10 juta pound sterling atau sekitar Rp189 miliar.