Madinah, IDN Times – Memastikan perut puluhan ribu jemaah haji tetap terisi dengan asupan bergizi bukanlah perkara sederhana. Di balik nikmatnya seporsi makanan berbalut cita rasa Nusantara di Tanah Suci, ada ritme kerja 24 jam yang nyaris tanpa jeda, serta perhitungan logistik yang sangat presisi.
Dinamika ini sangat terasa di dapur Marmara Shallal Istanbul, salah satu penyedia layanan katering untuk jemaah haji Indonesia di Madinah. Dipimpin oleh Chef Hamdani, dapur besar ini menjadi saksi bisu bagaimana berton-ton bahan makanan diolah menjadi pengobat rindu jemaah akan masakan kampung halaman.
