Jakarta, IDN Times - Perusahaan media sosial Pinterest mengumumkan rencana pemangkasan tenaga kerja sebagai bagian dari strategi peralihan besar ke teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kebijakan tersebut diumumkan pada Selasa (27/1/2026), melalui dokumen resmi perusahaan kepada regulator.
Dalam keterangannya, Pinterest menyebut akan memangkas kurang dari 15 persen dari total karyawannya secara global. Selain itu, perusahaan juga berencana mengurangi penggunaan ruang kantor fisik seiring dengan perubahan cara kerja dan fokus bisnis.
Pinterest menargetkan seluruh proses restrukturisasi tersebut rampung pada akhir kuartal ketiga tahun ini, atau sekitar akhir September. Pengumuman ini langsung berdampak pada pasar, dengan saham Pinterest ditutup melemah lebih dari 9 persen.
Langkah ini mencerminkan tren yang lebih luas di industri teknologi, di mana perusahaan-perusahaan besar mulai mengalihkan sumber daya ke pengembangan AI, meskipun harus mengorbankan sejumlah posisi kerja.
