Jakarta, IDN Times - Presiden Kolombia, Gustavo Petro menolak investigasi dari Amerika Serikat (AS) kepadanya soal dugaan berhubungan dengan kartel narkoba. Ia mengaku tidak pernah berbicara atau terlibat dalam aktivitas tersebut.
“Tidak pernah dalam hidup saya berbicara dengan kartel narkoba. Sebaliknya, saya mendedikasikan 10 tahun dari seluruh hidup saya dan mempertaruhkan hidup untuk mengecam penyelundup narkoba terkuat dan politikus,” ungkapnya, dilansir The Latin Times, Sabtu (21/3/2026).
Beberapa bulan terakhir, hubungan AS dan Kolombia sempat menegang terkait tuduhan pemberantasan narkoba. Namun, keduanya mulai melunak usai kunjungan Petro ke Washington pada awal Februari.
