ilustrasi terumbu karang, laut di Indonesia (pexels.com/Tom Fisk)
Dampak El Nino ternyata gak berhenti di daratan aja. Suhu laut yang meningkat dapat memicu pemutihan terumbu karang atau coral bleaching. Fenomena ini terjadi ketika karang kehilangan alga kecil yang memberi warna sekaligus membantu proses hidupnya. Akibatnya, karang berubah menjadi putih dan lebih rentan mati jika suhu laut tetap tinggi terlalu lama.
Ahli biologi laut Huang Danwei dari Lee Kong Chian Natural History Museum menjelaskan bahwa kemungkinan pemutihan karang besar-besaran masih sangat tergantung pada kekuatan El Nino mendatang. Pada 2024 lalu, sekitar 44 persen koloni karang yang dipantau di Singapura mengalami pemutihan. Meski sebagian besar berhasil pulih, sekitar 5 persen karang dilaporkan mati. Para peneliti kini mulai mengembangkan karang yang lebih tahan panas untuk mengurangi dampak perubahan iklim terhadap ekosistem laut.
El Nino Godzilla memang belum sepenuhnya terjadi, tapi tanda-tandanya mulai membuat banyak negara waspada. Asia Tenggara berpotensi menghadapi cuaca lebih panas, kekeringan panjang, kabut asap, hingga meningkatnya risiko penyakit menular. Indonesia sendiri sudah mulai menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk mengurangi dampaknya terhadap masyarakat.
Meski begitu, peran masyarakat tetap penting, mulai dari menjaga kesehatan, menghemat air, sampai mencegah pembakaran lahan sembarangan. Semakin cepat antisipasi dilakukan, semakin besar peluang dampaknya bisa ditekan sebelum berubah menjadi krisis yang lebih serius.