Jufriadi saat mengasuh tim SSB (Dok. Pribadi)
4. Latihan fisik unik: Keliling lapangan bola dengan kruk
Jufriadi sangat sadar bahwa ibadah haji adalah ibadah fisik yang menuntut stamina prima, terlebih dengan kondisinya yang menggunakan alat bantu jalan. Karena itu, jauh-jauh hari sebelum jadwal keberangkatan, ia telah merancang program latihan fisiknya sendiri secara mandiri.
Setiap hari, ia rutin berjalan kaki menggunakan kruknya mengelilingi lapangan bola tempatnya biasa melatih anak-anak SSB. "Persiapan fisik paling-paling jalan kaki, keliling lapangan bola. Insya Allah saya yakin menjalankan ibadah haji, Allah kuatkan," ucapnya optimis.
Kini, pelatih SSB itu telah bersiap melangkah di Madinah dan Makkah. Tak lupa ia merapal doa untuk mendiang ayahnya serta jemaah lainnya. "Doa-doa semoga diterima amal ibadahnya, jadi haji yang mabrur. Semuanya sehat-sehat, kawan-kawan yang lagi berhaji juga semua lancar," pungkasnya. Kisah Jufriadi menjadi tamparan manis bagi kita semua: bahwa ketidaksempurnaan raga bukanlah penghalang untuk menjemput rida di rumah-Nya.