Jakarta, IDN Times - Pakar China memperingatkan bahwa hasil pemilihan umum (pemilu) Jepang yang digelar pada 8 Februari 2026, dapat menimbulkan risiko baru bagi hubungan bilateral Beijing-Tokyo.
Media pemerintah China, Global Times, mengutip pandangan pakar tersebut yang menilai bahwa kebijakan Jepang terhadap China berpotensi menjadi semakin konfrontatif setelah pemilu. Hal ini dinilai dapat memperberat tantangan dalam hubungan kedua negara, dilansir NHK News, Senin (9/2/2026).
