Jakarta, IDN Times - Sebanyak 10 negara, termasuk Indonesia, Turki, Brasil, Pakistan, hingga Spanyol, mengecam keras serangan dan pencegatan yang dilakukan Israel terhadap armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang menuju Gaza. Pernyataan bersama itu disampaikan para menteri luar negeri dari negara-negara tersebut di tengah meningkatnya sorotan internasional terhadap penahanan aktivis kemanusiaan oleh Israel.
Dalam pernyataan bersama, para menteri luar negeri menyebut flotila tersebut merupakan inisiatif sipil damai yang bertujuan menarik perhatian dunia terhadap krisis kemanusiaan rakyat Palestina. Pernyataan itu ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri dari Turki, Bangladesh, Brasil, Kolombia, Indonesia, Yordania, Libya, Maladewa, Pakistan, dan Spanyol.
Negara-negara tersebut juga menyoroti kembali riwayat intersepsi Israel terhadap armada bantuan kemanusiaan sebelumnya di perairan internasional. Mereka menilai tindakan terhadap kapal sipil dan para aktivis kemanusiaan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
"Para Menteri Luar Negeri mengutuk sekeras-kerasnya serangan Israel yang kembali dilakukan terhadap Global Sumud Flotilla, sebuah inisiatif kemanusiaan sipil damai yang bertujuan menarik perhatian internasional terhadap penderitaan kemanusiaan yang sangat parah yang dialami rakyat Palestina," demikian isi pernyataan bersama tersebut, yang dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri RI, Selasa (19/5/2026).
