Jakarta, IDN Times - Menteri Inggris untuk Indo-Pasifik Seema Malhotra menegaskan, tidak boleh ada kemunduran dalam hak-hak perempuan, termasuk dalam partisipasi mereka di ruang sipil dan politik. Penegasan itu disampaikan dalam diskusi publik bertajuk “Women, Peace and Security After 25 Years: The Role of Women in Maintaining Peace & Security in Today’s World” di Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Dalam forum yang digelar di Wisma Habibie Ainun, Jakarta Selatan, Malhotra berbicara di hadapan para peserta yang memperingati 25 tahun pengesahan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1325 tentang Perempuan, Perdamaian, dan Keamanan (Women, Peace and Security/WPS).
“Tidak boleh ada kemunduran dalam hak-hak perempuan, dalam suara perempuan, dalam pendidikan perempuan, maupun dalam keterlibatan perempuan di ruang sipil, termasuk dukungan terhadap partisipasi perempuan dalam ruang politik,” tegas Malhotra.
Diskusi tersebut menjadi ruang refleksi atas capaian dan tantangan agenda WPS selama seperempat abad, sekaligus menyoroti pentingnya memastikan komitmen global tetap terjaga.
