Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo sudah berkunjung ke Ukraina dan Rusia. Dalam kunjungan itu, Jokowi menyampaikan kesediannya untuk menjadi jembatan komunikasi perdamaian antara Rusia dan Ukraina.
Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Prof Hikmahanto menilai inisiatif Jokowi untuk jadi jembatas komunikasi damai antara Rusia dan Ukraina berhasil.
"Kita harus bersatu saat Pak Presiden berangkat ke Rusia dan Ukraina untuk perdamaian dunia, ingat bapak Presiden itu tidak mau dicatat dalam sejarah sebagai Presiden G20 itu gagal karena pada saat ada kesempatan untuk menyelesaikan satu sengketa berdampak pada ekonomi internasional, terkhusus pangan. Itu harus kita lihat dalam perspektif itu juga,” ujar Hikmahanto dalam keterangannya, Jumat (1/7/2022).
