Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran dilaporkan sedang merekrut anak berusia minimal 12 tahun untuk menjadi pasukan militer. Kabar tersebut disampaikan oleh Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Kamis (26/3/2026).
IRGC menjelaskan, anak-anak tersebut direkrut secara sukarela. Artinya, mereka tidak dibayar oleh pemerintah. Meski begitu, IRGC menyebut anak-anak di Iran sangat antusias mengikuti perekrutan pasukan militer tersebut. Sebab, mereka ingin membantu mengamankan Iran dari serangan Amerika Serikat dan Israel.
“Kami memiliki jumlah sukarelawan yang sangat tinggi di kalangan anak muda dan remaja yang ingin berpartisipasi,” ujar salah satu pejabat IRGC yang bertugas di Teheran, Rahim Nadali, seperti dilansir Times of Israel, Jumat (27/3/2026).
