Jakarta, IDN Times - Militer Israel, pada Minggu (22/3/2026), mengumumkan telah menghancurkan Jembatan Qasmiyeh, yang membentang di Sungai Litani, Lebanon selatan. Mereka mengklaim jembatan tersebut digunakan kelompok Hizbullah untuk membawa personel dan senjatanya dari wilayah utara ke selatan.
Jembatan Qasmiyeh merupakan salah satu penyeberangan paling strategis di Lebanon selatan, yang menghubungkan wilayah utara Sungai Litani, termasuk Sidon, dengan wilayah selatan menuju Tyre dan Naqoura. Hancurnya infrastrukur tersebut dapat membuat Lebanon selatan terisolasi dan berisiko menimbulkan dampak kemanusiaan yang signifikan, terutama dengan terganggunya jalur evakuasi dan distribusi bantuan.
Israel telah melancarkan serangan udara besar-besaran di Lebanon setelah Hizbullah kembali meluncurkan serangan roket ke Israel pada 2 Maret, menyusul pengeboman yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Selama 10 hari terakhir, militer Israel telah menghancurkan tiga jembatan di Lebanon selatan.
