Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Secretary of State Kanada untuk Pembangunan Internasional Randeep Sarai dalam jumpa pers di Kediaman Duta Besar Kanada di Jakarta.
Secretary of State Kanada untuk Pembangunan Internasional Randeep Sarai dalam jumpa pers di Kediaman Duta Besar Kanada di Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Intinya sih...

  • Kanada berkomitmen mendukung pembangunan di Indonesia dengan pendanaan lebih dari Rp255 miliar untuk lima inisiatif baru.

  • Sarai menegaskan komitmen jangka panjang Kanada terhadap prioritas pembangunan Indonesia dan kemitraan strategis dengan ASEAN.

  • Komitmen Kanada juga mencakup penguatan kapasitas respons darurat di kawasan ASEAN, serta dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan tangguh terhadap iklim.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Kanada menegaskan komitmennya memperkuat kerja sama dengan Indonesia dan ASEAN melalui dukungan pendanaan pembangunan, penguatan ekonomi inklusif, serta transisi menuju ekonomi rendah karbon. Komitmen tersebut disampaikan Secretary of State Kanada untuk Pembangunan Internasional, Randeep Sarai, saat menutup kunjungan resminya ke Indonesia.

Kunjungan Sarai difokuskan pada penguatan kerja sama Kanada–Indonesia dan Kanada–ASEAN, terutama di bidang pertumbuhan ekonomi inklusif, ketahanan iklim, perdagangan berkelanjutan, serta pemberdayaan perempuan dan generasi muda.

Selama berada di Indonesia, Sarai bertemu dengan pejabat tinggi pemerintah, pelaku usaha, organisasi masyarakat sipil, serta mitra pembangunan untuk membahas peluang memperluas perdagangan, mendorong kesetaraan gender, dan mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi hijau dan tangguh terhadap perubahan iklim.

Dalam kunjungannya ke Lombok, Sarai bertemu dengan kelompok perempuan dan pemimpin komunitas yang didukung oleh inisiatif pendanaan Kanada melalui Solidaritas Perempuan dan Yayasan PEKKA. Pertemuan tersebut membahas upaya penguatan hak-hak perempuan dan kepemimpinan di tingkat lokal.

Dia juga berdialog dengan pemuda dan pemuka agama yang terlibat dalam proyek Better Sexual and Reproductive Health and Rights for All, yang dijalankan oleh UNFPA, UN Women, dan UNICEF. Proyek ini berfokus pada upaya berbasis komunitas untuk mencegah praktik-praktik berbahaya dan meningkatkan kesehatan reproduksi.

Kunjungan Sarai di Lombok ditutup dengan peninjauan fasilitas pembangkit listrik tenaga surya milik Vena Energy yang didukung oleh Canadian Climate Fund for the Private Sector in Asia. Proyek tersebut menyoroti peran kemitraan pembiayaan iklim dalam mendukung transisi energi bersih Indonesia.

1. Kanada umumkan pendanaan baru Rp255 Miliar

Secretary of State Kanada untuk Pembangunan Internasional Randeep Sarai dalam jumpa pers di Kediaman Duta Besar Kanada di Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (13/1/2026), Sarai mengumumkan pendanaan lebih dari 22 juta dolar Kanada, atau sekitar Rp255 miliar, untuk lima inisiatif baru di Indonesia. Sebanyak dua proyek akan dijalankan oleh TFO Canada dan Catalyste+, dengan fokus meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia, khususnya yang dipimpin perempuan. Proyek ini bertujuan meningkatkan kesiapan ekspor serta memperluas akses teknologi tahan iklim di sektor pangan olahan.

Inisiatif tersebut sejalan dengan prioritas pengembangan UMKM dan diversifikasi perdagangan Indonesia dalam kerangka Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) Kanada–Indonesia.

Sementara, dua proyek lainnya difokuskan pada penguatan kepemimpinan perempuan dalam aksi iklim, serta peningkatan ketahanan dan peluang ekonomi bagi perempuan dan pemuda marjinal di wilayah pedesaan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim.

Kemudian, satu inisiatif tambahan bertujuan meningkatkan kualitas dan akuntabilitas layanan kebidanan untuk menurunkan angka kematian ibu serta memperluas akses layanan kesehatan reproduksi.

2. Perkuat kerja sama dengan pemerintah dan ASEAN

Secretary of State Kanada untuk Pembangunan Internasional Randeep Sarai dalam jumpa pers di Kediaman Duta Besar Kanada di Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Dalam pertemuan dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Sarai menegaskan dukungan jangka panjang Kanada terhadap prioritas pembangunan Indonesia, termasuk daya saing UMKM, pertumbuhan hijau, dan perdagangan berkelanjutan.

Dia juga menekankan komitmen Kanada untuk menyediakan bantuan teknis dan penguatan kapasitas demi memastikan implementasi CEPA berjalan saling menguntungkan.

Selain itu, Sarai memanfaatkan kunjungannya untuk memperkuat kemitraan strategis Kanada dengan ASEAN. Dia bertemu dengan pimpinan Sekretariat ASEAN dan Komite Perwakilan Tetap ASEAN, serta menyampaikan perkembangan empat inisiatif kerja sama baru di bidang ekonomi digital, tata kelola kecerdasan buatan (AI), ketahanan energi, dan keamanan pangan.

Keempat inisiatif tersebut didanai melalui ASEAN–Canada Plan of Action Trust Fund senilai 11,7 juta dolar Kanada, atau sekitar Rp136 miliar, yang mencerminkan komitmen Kanada terhadap kemitraan ASEAN yang kuat, inklusif, dan tangguh.

Di ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre), Sarai juga meninjau langsung hasil program PRIME dan BRACE yang didanai Kanada, serta menegaskan dukungan negaranya dalam memperkuat kapasitas respons darurat di kawasan ASEAN.

3. Kanada tegaskan komitmen jangka panjang

Secretary of State Kanada untuk Pembangunan Internasional Randeep Sarai dalam jumpa pers di Kediaman Duta Besar Kanada di Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Sepanjang rangkaian kunjungannya, Sarai menegaskan Kanada berkomitmen menjadi mitra yang andal bagi Indonesia dan ASEAN melalui kerja sama pembangunan, penguatan perdagangan serta investasi, hingga kolaborasi berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan tangguh terhadap iklim.

"Indonesia dan ASEAN memainkan peran yang semakin penting dalam membentuk pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif di kawasan Indo-Pasifik. Kanada berkomitmen bekerja bersama Indonesia dan mitra ASEAN untuk memperkuat ketahanan ekonomi, memperluas peluang perdagangan dan investasi, serta mempercepat transisi menuju pembangunan rendah karbon," ujar Sarai.

Dia menyatakan, kemajuan tersebut akan semakin kuat ketika perempuan dan anak perempuan memiliki kesempatan dan akses yang setara, yang akan terus menjadi fondasi utama kerja sama Kanada di kawasan.

Editorial Team