Foto kelompok anjing laut. Sumber: Unsplash.com/Steve Halama
Menurut OCN, ada beberapa kemungkinan penyebab kematian dari ribuan anak anjing laut. Kelaparan adalah dugaan terkuat karena ikan yang menjadi sumber makanan, telah bermigrasi dari area pantai tersebut. Tetapi hal itu tidak bisa sepenuhnya dikonfirmasi tanpa adanya penelitian.
Para anak anjing laut itu terlahir sebagai bayi prematur ketika ditemukan mati yang berarti mereka memang terpaksa dilahirkan dalam kondisi itu. "Ini fenomena alamiah. Artinya bila ibu hamil merasa tidak memiliki cukup cadangan, ia bisa menggugurkan janinnya," kata Naude Dreyer, ahli biologi kelautan OCN.
Tetapi, meski anjing laut betina diketahui mampu menggugurkan kandungan bila merasa terancam, jumlahnya tidak pernah dalam skala yang sangat besar seperti sekarang ini.
“(kulit) Anjing laut terlihat agak tipis dan kemungkinan besar disebabkan oleh kurangnya makanan. Koloni anjing laut di pantai lain terlihat jauh lebih baik dan mereka tidak mencatat jumlah yang sama dari anakan prematur, ”ujarnya lebih lanjut, dikutip dari Africa-CGTN.