Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
KB Pelajar Islam Indonesia: Trump dan Netanyahu Bandit Peradaban Dunia
Presiden AS, Donald Trump (kanan), dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu (kiri). (The White House from Washington, DC, Public domain, via Wikimedia Commons)
  • KB PII mengecam keras tindakan Trump dan Netanyahu atas serangan ke Iran yang menewaskan Ayatollah Khamenei, menyebut keduanya sebagai bandit peradaban dunia.
  • Nasrullah meminta PBB menjatuhkan sanksi moral kepada Trump dan Netanyahu serta menyerukan negara-negara Islam di Timur Tengah untuk bersatu menolak kekerasan tersebut.
  • Konflik Iran-AS-Israel menyebabkan 60 penerbangan rute Timur Tengah dibatalkan dari Bandara Soekarno-Hatta, meski operasional domestik dan internasional lain tetap berjalan normal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) mengecam keras tindakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu terkait penyerangan ke Iran, yang menewaskan Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei.

"Trump dan Netanyahu layak disebut bandit peradaban dunia karena memporak porandaban hukum dan peradaban dunia," kata Dr. Nasrullah Larada, Ketua Umum Pimpinan Pusat Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) dalam keterangan tertulis Selasa (3/3/2026).

1. Trump dan Netanyahu tak layak jadi pempimpin

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih pada 4 Februari 2025. (x.com/Prime Minister of Israel)

Nasrullah mengatakan, Trump dan Netanyahu tak layak dijadikan pemimpin karena kejahatan moral yang mereka lakukan, dengan menyerang sekolah dan warga sipil di Iran.

"Apa yang Trump dan Netanyahu lakuka, yang berbuntut perang di Timur Tengah jadi berkepanjangan, adalah melakukan kejahatan peradaban," katanya Nasrullah

Nasrullah meminta PBB untuk memberi sanksi moral kepada kedua penjahat perang dan perusak moral dunia itu.

"Trump dan Netanyahu layak disebut bandit peradaban dunia," kata Nasrullah.

2. Serukan negara Islam timur tengah bersatu

Orang-orang bereaksi selama demonstrasi "Kebebasan untuk Iran" di alun-alun Potsdamer Platz di Berlin, Jerman pada 28 Februari 2026. (RALF HIRSCHBERGER/AFP)

Dia menyerukan negara Islam di Timur Tengah untuk bersatu menolak segala bentuk pembunuhan massal melalaui penyerbuan massal oleh Trumph dan Netanyahu.

"Negara-negara Islam harus bersatu memberikan pelajatan kepada Trump dan Netanyahu," kara Nasrullah.

3. Banyak penerbangan Rute Timur Tengah dibatalkan

Flight information display system Doha (dok. Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine)

Memasuki hari keempat konflik Iran dan AS-Israel, sejumlah negara di Timur Tengah masih menerapkan kebijakan penutupan wilayah udara. Total 60 penerbangan rute Timur Tengah dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan sejak 28 Februari 2026 akibat penutupan wilayah udara imbas konflik Iran dan AS-Israel.

Meski ada pembatalan, operasional Bandara Soekarno-Hatta tetap normal dan terkendali, dengan layanan penerbangan domestik serta rute internasional lain berjalan sesuai standar keselamatan dan pelayanan. Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk aktif memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai atau Contact Center Bandara Soekarno-Hatta sebelum berangkat.

Editorial Team