Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kedatangan Gelombang 2 Dimulai 7 Mei, Jemaah Wajib Pakai Ihram dari RI
Jemaah haji kloter 15 Embarkasi Makassar mengenakan pakaian ihram sejak jelang keberangkatan ke Arab Saudi, Kamis malam (25/4/2024). (ANTARA FOTO/Arnas Padda)
  • Hingga 4 Mei 2026, sebanyak 85.039 jemaah dari 219 kloter telah tiba di Madinah, menandai berakhirnya kedatangan Gelombang 1 pada 7 Mei dini hari.
  • Operasional Gelombang 2 dimulai di Bandara Jeddah pada 7 Mei pukul 06.00 dengan kedatangan kloter pertama LOP-12 asal Embarkasi Lombok.
  • Jemaah Gelombang 2 wajib mengenakan ihram sejak embarkasi di Indonesia dan melafalkan niat umrah saat pesawat melewati miqat Yalamlam sebelum mendarat di Jeddah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Madinah, IDN Times – Operasional kedatangan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci terus bergerak dinamis. Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) mencatat, hingga Senin (4/5/2026), sebanyak 85.039 jemaah dari 219 kelompok terbang (kloter) telah mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah.

Seiring dengan semakin dekatnya penutupan kedatangan Gelombang 1, PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) kini mulai mengalihkan fokus persiapan menuju rute pendaratan Gelombang 2 di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

1. Gelombang 1 di Madinah berakhir pada 7 Mei 2026

Rombongan jemaah haji kloter PLM-3 dari Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, tiba di Bandara Prince Mohammed bin Abdul Aziz, Madinah. (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)

Kepala Daker Bandara, Abdul Basir, memastikan bahwa arus kedatangan jemaah haji Gelombang 1 di Madinah sudah memasuki fase akhir. "Untuk kedatangan gelombang 1 di Bandara Madinah, kita masih akan menerima jemaah haji sampai dengan tanggal 7 Mei dini hari, sekitar pukul 01.00 atau 02.00," jelasnya.

Setelah jam tersebut, pintu kedatangan di Madinah untuk jemaah haji Indonesia akan resmi ditutup.

2. Gelombang 2 dimulai di Jeddah sambut Kloter LOP-12

Kondisi Terminal Hajj Bandara Jeddah, Arab Saudi. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Tanpa jeda panjang, operasional penerbangan langsung bergeser ke Jeddah. Abdul Basir menuturkan bahwa regu awal petugas Daker Bandara akan diberangkatkan sejak 5 Mei 2026 untuk mempersiapkan penyambutan.

"Pada tanggal 7 Mei pukul 06.00, nanti rencananya kita akan menerima kedatangan jemaah haji pertama dari kloter LOP-12," paparnya. Pendaratan kloter asal Embarkasi Lombok ini menjadi penanda resminya operasional Gelombang 2.

3. Aturan ketat: Wajib berihram sejak dari embarkasi

Jemaah haji Indonesia sudah mengenakan kain ihram di Bandara Jeddah (IDN Times/Sunariyah)

Tantangan terbesar pada Gelombang 2 adalah penyesuaian tata cara ibadah. Berbeda dengan jemaah Gelombang 1 yang transit berhari-hari di Madinah, jemaah Gelombang 2 akan langsung menuju Makkah.

Oleh karena itu, jemaah wajib mengenakan kain ihram sejak berada di asrama haji atau embarkasi Tanah Air. Mereka juga diharuskan sudah melafalkan niat umrah saat pesawat melintas di atas miqat Yalamlam.

Mengingat jemaah turun dari pesawat sudah dalam kondisi berihram, Kemenhaj RI tidak ingin mengambil risiko terkait keabsahan ibadah. Setibanya di bandara Jeddah, para petugas Pembimbing Ibadah (Bimbad) Daker akan bergerak proaktif. "Teman-teman pembimbing ibadah dari Bimbad Daker yang juga harus mengingatkan kembali kepada jemaah untuk berniat dan mengecek kembali syarat sahnya berihram," tegas Basir.

Editorial Team