Jakarta, IDN Times - Warga Singapura diimbau menghindari area-area yang menjadi lokasi protes anti-pemerintah. Kedutaan Besar Singapura di Indonesia juga meminta agar warga Singapura menghindari kerumunan massa besar.
"Anda harus tetap waspada, memantau perkembangan melalui berita lokal, dan mematuhi instruksi dari otoritas setempat," tulis Kedutaan Singapura di laman Facebook resminya, Sabtu (30/8/2025).
Kedubes mengimbau warga Singapura yang berada di atau sedang bepergian ke Indonesia untuk melakukan eRegister ke Kementerian Luar Negeri di https://eregister.mfa.gov.sg.
“Anda juga harus tetap berhubungan dengan keluarga dan teman-teman Anda agar mereka tahu bahwa Anda aman,” demikian pernyataan kedutaan.
Warga Negara Singapura yang memerlukan bantuan konsuler dapat menghubungi:
Kedutaan Besar Republik Singapura di Jakarta
Alamat: Blok X/4, KAV No. 2, Jln H R Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan 12950
Email: singemb_jkt@mfa.sg
Telp: +62-21-5091-5400, +62-21-520-1469
Telp Darurat (di luar jam kerja): +62-811-863-348
Konsulat Jenderal Republik Singapura di Batam
Alamat: Lantai 3 Panbil Residence, Jalan Ahmad Yani, Muka Kuning, Batam 29433
Email: singcon_bth@mfa.sg
Telp: +627783720000
Telp Darurat (di luar jam kerja): +62 811 7049 084
Konsulat Jenderal Republik Singapura di Medan
Alamat: Suite No. 2 - 6, Lantai 11, Kantor Forum Nine dan Galeri F&B, No. 9 Jalan Imam Bonjol, 20112 Medan
Email: sporeconsulatemedan@mfa.sg
Telp: +62-61-8050-1500
Telp Darurat (di luar jam kerja): +62-811-6170-339
Kantor Tugas Kementerian Luar Negeri (24 jam)
Email: mfa_duty_officer@mfa.gov.sg
Telp: +65 6379 8800 / +65 6379 8855
Media Singapura, The Straits Times turut memberitakan demonstrasi yang terjadi di Jakarta. Dalam artikelnya, mereka menyebutkan, demo pada Jumat kemarin merupakan buntut kemarahan atas tewasnya seorang pengemudi ojek online yang dilindas kendaraan taktis polisi pada Kamis (28/8) malam.
"Kini demo tersebut berkembang menjadi beberapa protes paling keras di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang masih baru. Sang pengemudi, Affan Kurniawan, telah menjadi simbol frustrasi atas impunitas polisi," tutup mereka.