Jakarta, IDN Times - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dikabarkan telah tewas setelah serangan militer yang dikaitkan dengan Amerika Serikat dan Israel.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh kantor berita Iran Tasnim dan Fars, dikutip Al Jazeera, Minggu (1/3/2026). Fars menyampaikan pemerintah Iran telah menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari, serta tujuh hari libur umum.
Dikabarkan juga Khamenei tewas terbunuh di kantornya saat "melakukan tugas yang diberikan kepadanya" pada dini hari Sabtu pagi.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menulis di platform Truth Social bahwa Khamenei terbunuh dalam serangan yang dimulai pada Sabtu dini hari.
"Ia tidak mampu menghindari sistem intelijen dan pelacakan canggih milik AS dan Israel," tulis Trump, dikutip Al Jazeera, Minggu (1/3/2026).
