ilustrasi pelecehan (IDN Times/Mardya Shakti)
Melansir dari BBC, kasus pelecehan sekual yang mengaitkan Pangeran Andrew ini awalnya bermula pada kejahatan seks Epstein, yang melakukan bunuh diri di penjara pada 2019, saat menunggu persidangan lebih lanjut atas tuduhan pelecehan.
Dalam kasus Epstein ini rekannya Maxwell telah menghadapi tuduhan membantu menyediakan gadis-gadis di bawah umur untuk memberikan layanan seks kepada Epstein.
Karena tuduhan itu telah digelar berbagi persidangan tuntutan kepada Maxwell, dia pada pada hari Rabu diputuskan bersalah dalam lima dari enam tuduhan, tapi belun dipustuskan berapa lama hukuman penjara yang dijatuhkan, diyakini hukuman bisa membuatnya menghabiskan sisa hidupnya di balik jeruji besi.
Keputusan bersalah Maxwell disambut dengan senang oleh para penyintas, termasuk Annie Farmer, satu-satunya korban yang menggunakan nama aslinya selama kesaksian. Giuffre, meski bukan salah satu dari empat wanita yang bersaksi dalam kasus ini, tapi kasusnya telah dirujuk dalam berbagai persidangan Maxwell.
Terkait keputusan bersalah Maxwell, saudara laki-lakinya, yaitu Ian, mengatakan dia akan mengajukan banding, dengan alasan hukum, baik dalam proses pra-persidangan dan juga proses persidangan, tapi dia belum memberikan rincian lebih lanjut untuk banding. Ian menganggap kesaksian para korban sebagai "menyayat hati", tapi dia tetap yakin saudara perempuannya itu tidak terlibat dalam kejahatan seks.
Penuduh Epstein dan Maxwell lainnya, Sarah Ransome, mengkritik pernyataan Ian, dia mengatakan pelecehan ini tidak akan terjadi tanpa adanya keterlibatan Maxwell dan menyarankan agar Ian hadir di ruangan yang penuh dengan para penyitas agar memiliki sudut pandang yang berbeda.