Kementerian Transportasi China sebelumnya memproyeksikan lebih dari 344 juta perjalanan antardaerah terjadi pada hari pertama liburan, naik 3,4 persen dari tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, perjalanan darat mendominasi dengan 315,24 juta perjalanan, diikuti oleh transportasi kereta api dan air.
Tingginya mobilitas ini sejalan dengan peningkatan di sektor pariwisata. Jiang Yiyi, pakar pariwisata dari Beijing Sport University, menilai bahwa pertumbuhan konsumsi saat liburan didorong oleh perbaikan ekonomi dalam negeri yang terus berlanjut, penciptaan skenario konsumsi baru, serta peningkatan layanan di berbagai daerah.
Hal ini didukung oleh data dari platform perjalanan daring Qunar yang menunjukkan pemesanan hotel di destinasi jarak jauh seperti Tibet, Xinjiang, dan Mongolia Dalam mencatat pertumbuhan tercepat. Selain itu, gelaran acara hiburan besar seperti konser dan pertunjukan di kota-kota besar seperti Guangzhou dan Beijing turut mendorong pemesanan hotel di sekitar lokasi acara secara drastis.