Pertempuran yang memperebutkan Tripoli kian mengkhawatirkan. Kantor berita Reuters melaporkan bahwa pada hari Rabu (10/4/2019) jika ribuan penduduk ibukota mulai melakukan eksodus dengan mengungsi dari ibu kota Libya tersebut.
Faksi pemberontak LNA (Libya National Army) milik Jenderal Khalifa Haftar perlahan-lahan merangsek dari arah selatan, sekitar 11 km dari pusat kota. Menurut pengamatan, pesawat tempur milik kelompok yang menguasai wilayah timur Libya tersebut berlalu lalang di langit ibukota di tengah tembakan peluru anti-pesawat.
Berbagai macam penghalang terpasang di sejumlah ruas jalan menuju kota sebagai cara membendung mobilitas LNA. Ada kontainer pengiriman, penghalang pasir, dan truk terbuka dengan senapan mesin. Baku tembak masih terdengar di bekas bandara internasional dan wilayah distrik Ain Zara, tenggara Tripoli.
