Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi bendera Korea Selatan. (unsplash.com/Daniel Bernard)
Ilustrasi bendera Korea Selatan. (unsplash.com/Daniel Bernard)

Intinya sih...

  • Hyunmoo-5 penting bagi Korsel dalam menghadapi Korut, pengerahan dimulai akhir tahun lalu dan diperkirakan selesai sebelum Juni 2030.

  • Hyunmoo-5 menjadi bagian dari strategi pertahanan Korsel, merupakan komponen inti dari program 'Korea Massive Punishment and Retaliation'.

  • Ahli militer memuji efektivitas Hyunmoo-5 terhadap target bawah tanah, namun tidak bisa disamakan dengan senjata nuklir taktis.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Militer Korea Selatan (Korsel) telah mulai mengerahkan rudal balistik permukaan-ke-permukaan Hyunmoo-5 berkekuatan tinggi. Rudal ini ditempatkan di unit-unit operasional garis depan.

"Hyunmoo-5 adalah senjata konvensional, yang sering disebut sebagai rudal monster karena hulu ledaknya yang seberat delapan ton," kata sumber militer pada Minggu (18/1/2026), dikutip dari Korea Herald.

Pengerahan rudal penghancur bunker tersebut, dirancang untuk mencegah dan menanggapi serangan besar Korea Utara (Korut). Ini termasuk fasilitas komando yang diperkuat dan diyakini digunakan oleh Pemimpin Korut Kim Jong Un.

1. Arti penting Hyunmoo-5 bagi Korsel dalam menghadapi Korut

Menteri Pertahanan Korea Selatan, Ahn Gyu-back. (twitter.com/ROK_MND)

Dilaporkan, pengerahan Hyunmoo-5 dimulai pada akhir tahun lalu dan diperkirakan akan selesai sebelum berakhirnya pemerintahan Presiden Lee Jae Myung pada Juni 2030.

Pada Oktober 2025, Menteri Pertahanan Korsel Ahn Gyu-back mengatakan bahwa militer berencana untuk memulai produksi massal rudal tersebut. Pihaknya juga sedang mengupayakan langkah-langkah untuk meningkatkan produksi secara signifikan.

"Saat ini, Hyunmoo-5 telah memasuki proses integrasi kekuatan penuh, dan kami berencana untuk memproduksinya secara massal," kata Ahn dalam wawancaranya saat itu dengan Yonhap.

Ahn menambahkan bahwa Korsel tidak dapat memiliki senjata nuklir karena merupakan negara yang menandatangani Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. Itu sebabnya, perluasan persenjataan Hyunmoo-5 sangat penting, guna mencapai keseimbangan teror terhadap kekuatan nuklir Korut.

Pernyataan Ahn tersebut disampaikan ketika Pyongyang meningkatkan pengembangan senjatanya, yang kemungkinan mendapat bantuan teknologi dari Rusia di tengah meningkatnya aliansi militer kedua negara.

2. Hyunmoo-5 menjadi bagian dari strategi pertahanan Korsel

Militer pertama kali memperkenalkan Hyunmoo-5 selama upacara Hari Angkatan Bersenjata pada 2024. Namun, hingga kini spesifikasi utama masih dirahasiakan karena sensitivitas strategis.

Rudal tersebut merupakan komponen inti dari program 'Korea Massive Punishment and Retaliation', yakni bagian dari strategi pertahanan tiga poros negara. Kerangka kerja tiga poros ini juga mencakup sistem serangan pendahuluan Kill Chain, serta sistem Pertahanan Udara dan Rudal Korea.

Hyunmoo-5 diklasifikasikan sebagai rudal balistik jarak pendek, dan diyakini memiliki potensi untuk mencapai kinerja jarak menengah dengan jangkauan di atas 3 ribu km, tetapi jika berat muatannya dikurangi.

Seoul diperkirakan akan memperoleh ratusan rudal Hyunmoo-5 bersama dengan varian yang ditingkatkan, yang saat ini sedang dalam pengembangan.

3. Ahli militer: Hyunmoo-5 tidak bisa disamakan dengan senjata nuklir taktis

Para ahli militer memuji efektivitas Hyunmoo-5 terhadap target bawah tanah. Namun, mereka memperingatkan agar tidak menyamakan kemampuan rudal tersebut dengan senjata nuklir. Sebab, hulu ledak konvensional yang paling kuat pun tidak dapat menandingi daya hancur senjata nuklir taktis.

Pihaknya menilai Hyunmoo-5 akan sangat efektif dalam menghancurkan fasilitas bawah tanah Korut, yang digunakan untuk menyimpan aset militer penting. Akan tetapi, para mengamat mencatat bahwa fasilitas yang terletak di kedalam 80-100 meter itu kemungkinan akan selamat dari serangan langsung.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team