Madinah, IDN Times – Pemerintah Indonesia memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi atas keberhasilan penerapan layanan Fast Track pada musim haji 1447 H/2026 M. Fasilitas ini terbukti efektif mempercepat proses kedatangan dan memangkas antrean keimigrasian jemaah haji Indonesia setibanya di Bandara Madinah pada Rabu (22/4/2026).
Salah satu rombongan yang langsung merasakan manfaat layanan ini adalah kelompok terbang (kloter) 1 dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 1).
Rombongan JKG 1 yang membawa 389 jemaah—termasuk 82 jemaah lanjut usia (lansia)—diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada pukul 01.42 WIB, usai mengalami penundaan dari jadwal awal pukul 00.45 WIB.
Meski sempat delay di Tanah Air, waktu tunggu jemaah setibanya di Madinah berhasil dipangkas secara signifikan. Karena proses keimigrasian Arab Saudi sudah diselesaikan sepenuhnya di Indonesia melalui skema Fast Track, jemaah JKG 1 bisa langsung berjalan keluar terminal kedatangan menuju bus yang akan mengantarkan mereka ke hotel, tanpa perlu lagi mengantre panjang untuk pengecekan dokumen.
