Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS) menetapkan sanksi kepada lebih dari 100 pejabat lokal di Nikaragua pada Jumat (16/2/2024). Keputusan ini sebagai balasan karena punya kaitan dengan rezim Presiden Daniel Ortega dan ikut melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
Dalam beberapa tahun terakhir, rezim Ortega terus menangkap sejumlah pihak yang dianggap berusaha menggulingkan pemerintahannya. Ia bahkan ikut menangkap sejumlah pemuka agama Katolik karena disebut ikut mendukung demonstrasi pada 2018.
