ilustrasi tambang (unsplash.com/Dominik Vanyi)
Ledakan tragis ini terjadi hanya beberapa minggu setelah pemerintah mengeluarkan rekomendasi pengendalian risiko keselamatan. ANM sempat melakukan inspeksi langsung ke lokasi tambang tersebut pada 9 April lalu.
Petugas menemukan adanya risiko serius terkait sirkulasi udara di dalam terowongan bawah tanah. Mereka sudah meminta pihak pengelola tambang untuk segera memperbaiki sistem ventilasi demi keselamatan pekerja.
Gubernur Cundinamarca, Jorge Emilio Rey, membagikan foto-foto pengerahan ambulans yang bersiaga di pintu masuk tambang. Sementara itu, Palang Merah Kolombia hadir untuk memberikan dukungan psikologis bagi keluarga para korban.
"Kami sangat menyesalkan tragedi ini dan mengirimkan pesan belasungkawa, solidaritas, serta dukungan kepada keluarga korban," tutur Rey, dilansir Al Jazeera.