Kecelakaan mematikan ini bermula saat sebuah truk tangki pengangkut gas cair melintasi jalur penghubung antara Ruta 5 dan General Velásquez. Kendaraan tersebut tiba-tiba kehilangan stabilitas sehingga pengemudi tidak mampu mengendalikan laju truk. Akibatnya, truk meluncur tanpa arah dan menghantam pembatas jalan dengan sangat keras. Benturan kuat ini merusak struktur tangki baja dan memicu kebocoran gas secara instan. Percikan api dari gesekan logam kemudian langsung menyambar gas, memicu ledakan dahsyat yang mampu menghancurkan area di sekitarnya.
"Truk tersebut kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan, karena alasan yang masih dalam penyelidikan lebih lanjut," kata Kepala Pasukan Kepolisian Carabineros, Victor Vielma, dilansir The Straits Times.
Saat ini, penyelidikan mendalam terus dilakukan dengan fokus pada kondisi fisik dan kelayakan kendaraan. Para ahli forensik otomotif tengah memeriksa sisa-sisa truk untuk mengevaluasi fungsi sistem pengereman, tekanan ban, hingga kemungkinan adanya kerusakan pada komponen kelistrikan. Tim investigasi juga menelusuri riwayat prosedur perawatan rutin oleh perusahaan pemilik truk, serta mempertimbangkan faktor lingkungan seperti kondisi jalan dan tingkat pencahayaan pada dini hari tersebut.
Pihak berwenang memastikan tidak akan berspekulasi sebelum seluruh bukti teknis dari lokasi ledakan di wilayah Renca terkumpul secara lengkap.
"Penyidik belum menentukan apa yang secara spesifik menyebabkan pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya," kata Victor Vielma.