Peristiwa berdarah yang memicu tewasnya 13 warga sipil di Vilnius tersebut hingga kini diperingati sebagai hari Pertahanan Kemerdekaan Lithuania. Bahkan usai kejadian itu warga Lithuania ramai-ramai mempertahankan gedung parlemen negaranya lantaran serangan Moskow untuk mengambil alih konstitusi di negara tersebut, dilansir dari Euronews.
Padahal Lithuania sebelumnya sudah menyatakan kemerdekaan diri sejak tahun 1990 dari tangan Uni Soviet. Hingga akhirnya berbuntut ditetapkannya referendum di Lithuania dan tak berlangsung lama Uni Soviet akhirnya runtuh.
Setelah itu, Lithuania dan negara Baltik lain seperti Estonia dan Latvia mulai mendapatkan pengakuan dari dunia internasional. Kemudian bergabung dengan Uni Eropa dan NATO pada 2004.
Sementara enam pejabat era Lithuania Soviet sudah dipenjara pada tahun 1990an karena serangan tersebut. Namun membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengadili para tersangka yang bersembunyi di Rusia dan Belarusia, dikutip dari DW.