Jakarta, IDN Times - Otoritas Iran telah mengumumkan Dewan Kepemimpinan Sementara beranggotakan tiga orang. Mereka yang menjalankan pemerintahan Negeri Persia itu, setelah pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dalam serangan gabungan Israel-Amerika Serikat.
Pemerintah Iran berjanji untuk membalas pembunuhan Khamenei pada Sabtu, 2 Maret 2026, yang telah berkuasa selama hampir empat dekade. Teheran sejak itu menargetkan aset Israel dan AS yang terletak di seluruh negara Teluk dalam serangan balasan.
Meskipun Presiden AS Donald Trump mengatakan dia menginginkan perubahan dalam pemerintahan Iran, para pemimpin agama Iran pada Minggu mulai memulai proses pemilihan pengganti Khamenei.
Pasal 111 Konstitusi Iran mengizinkan Dewan Kepemimpinan Sementara untuk mengambil alih tugas pemimpin tertinggi sampai pengganti terpilih.
Dewan itu terdiri dari Presiden, ketua Mahkamah Agung, dan anggota Dewan Penjaga. Siapa saja mereka?
