Jakarta, IDN Times - Pemimpin oposisi Israel, Yair Lapid, memperingatkan bahwa negaranya sedang menuju bencana keamanan serius akibat peperangan di berbagai front sekaligus. Menurut Lapid, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah beroperasi melampaui batas tanpa strategi yang jelas.
"Pemerintah mengirimkan tentara ke dalam perang multi-front tanpa strategi, tanpa sarana yang diperlukan, dan dengan jumlah tentara yang terlalu sedikit,” kata Lapid, dilansir Al Jazeera.
Kritik ini sejalan dengan pernyataan Kepala Staf IDF, Letnan Jenderal Eyal Zamir, yang menyebut pasukannya berada di ambang keruntuhan. Militer Israel saat ini menghadapi krisis prajurit tempur di berbagai garis depan seperti Lebanon, Gaza, dan Tepi Barat.
