Jakarta, IDN Times - Kunjungan Raja Inggris Charles III dan Ratu Camilla ke Gedung Putih diwarnai nuansa hangat sekaligus personal dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dalam sambutannya, Trump tidak hanya menampilkan seremoni kenegaraan, tetapi juga membagikan kisah keluarga yang tak terduga.
Trump mengungkap ibunya, Mary, kagum dengan keluarga kerajaan Inggris, bahkan menyebut secara langsung ketertarikannya pada Raja Charles saat masih muda. Pernyataan itu disampaikan di hadapan publik dalam pidato di halaman Gedung Putih.
Di tengah pujian dan candaan, momen tersebut menjadi sorotan karena terjadi di tengah ketegangan diplomatik antara Amerika Serikat dan Inggris terkait perang Iran. Namun, suasana hangat yang dibangun Trump dinilai meredakan ketegangan tersebut.
Kunjungan ini juga menjadi simbol penting hubungan kedua negara yang telah terjalin lama, meskipun diwarnai perbedaan pandangan dalam sejumlah isu global.
