Jakarta, IDN Times - Badan amal medis Dokter Lintas Batas (MSF) mengecam skema distribusi bantuan yang didukung oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel, dengan menyebutnya sebagai pembantaian yang menyamar sebagai bantuan kemanusiaan. MSF mendesak agar operasi tersebut segera dihentikan.
"Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF), yang mulai beroperasi bulan lalu, dirancang untuk merendahkan warga Palestina, memaksa mereka untuk memilih antara kelaparan atau mempertaruhkan hidup mereka untuk mendapatkan pasokan yang terbatas," kata MSF dalam sebuah pernyataan pada Jumat (27/6/2025), dilansir dari France24.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sejak akhir Mei, hampir 550 orang telah terbunuh di dekat pusat-pusat bantuan saat berusaha mendapatkan bahan makanan.
“Dengan lebih dari 500 orang tewas dan hampir 4 ribu orang terluka saat mencari makanan, skema ini adalah pembantaian yang menyamar sebagai bantuan kemanusiaan dan harus segera dihentikan,” kata MSF.
