Jakarta, IDN Times - Pendiri gereja Kingdom of Jesus Christ (KOJC) di Filipina, Apollo Quiboloy, akhirnya ditangkap setelah buron selama dua minggu. Penangkapan terjadi pada Minggu (8/9/2024) di kompleks gerejanya di Kota Davao, Filipina selatan.
Quiboloy, yang menyebut dirinya sebagai pemilik alam semesta dan putra Tuhan yang ditunjuk, kini menghadapi tuduhan serius terkait perdagangan manusia dan kejahatan seksual di negaranya. Tidak hanya itu, FBI juga menginginkan Quiboloy atas tuduhan serupa di Amerika Serikat (AS).
"Pastor Quiboloy telah tertangkap!" tulis Kepala Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah, Benhur Abalos, di Facebook.
Penangkapan ini menandai berakhirnya pengejaran intensif terhadap tokoh kontroversial yang mengklaim memiliki sekitar 6 juta pengikut di berbagai negara.
