Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, meminta Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, untuk berbicara langsung dengannya, alih-alih melontarkan pernyataan di media sosial. Permintaan itu muncul setelah Trump menulis di platform Truth Social terkait niatnya mengirim kapal rumah sakit Amerika Serikat ke Greenland untuk mengurus warga yang disebutnya ‘sakit dan tidak dirawat dengan baik’.
Dalam unggahannya, Trump mengklaim banyak orang di pulau Arktik tersebut sedang sakit dan tidak mendapatkan perawatan yang layak. Nielsen pun menanggapi tegas rencana tersebut dan menyatakan Greenland tidak memerlukannya.
