Jakarta, IDN Times - Petinggi Hamas, Osama Hamdan, mengkritik keterlibatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian untuk Gaza yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Hamdan menyebut, langkah tersebut sebagai 'lelucon pada era ini.'
Ini lantaran Netanyahu sendiri tengah dicari oleh Mahkamah Internasional. Dalam pernyataan yang disiarkan oleh Al Jazeera, Hamdan menegaskan, Hamas tidak pernah menerima draf maupun tawaran resmi dari mediator terkait pengaturan senjata perlawanan.
