Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, mengungkapkan kemarahannya setelah foto-foto rekayasa dirinya dan sejumlah perempuan lainnya muncul di sebuah situs dewasa pada Jumat (29/8/2025).
Selain Meloni, foto saudarinya, Arianna, dan pemimpin oposisi Elly Schlein juga muncul di platform Phica (plesetan dari istilah slang Italia “figa” yang berarti vagina), yang memiliki lebih dari 700 ribu pelanggan sebelum ditutup pada Kamis (28/8/2025). Foto-foto tersebut, yang disertai keterangan vulgar dan seksis, diambil tanpa izin dari akun media sosial pribadi atau sumber publik, lalu diedit sedemikian rupa untuk menonjolkan atau mengeksploitasi bagian tubuh secara seksual.
“Saya muak dengan apa yang terjadi, dan saya ingin menyampaikan solidaritas serta dukungan saya kepada semua perempuan yang telah dihina, dilecehkan, dan dilanggar kehormatannya oleh para pengelola forum ini maupun para penggunanya,” kata Meloni kepada surat kabar Italia Corriere della Sera.