Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PM Termuda di Dunia: Saya Akan Tetap Pakai Media Sosial
Menteri Pendidikan Finlandia Li Andersson, Menteri Dalam Negeri Maria Ohisalo, Perdana Menteri Sanna Marin, Menteri Keuangan Katri Kulmuni dan Menteri untuk Kesetaraan dan Kerjasama Nordik Thomas Blomqvist menghadiri konferensi pers pemerintahan baru di Helsinki, Finlandia, pada 10 Desember 2019. ANTARA FOTO/Lehtikuva/Vesa Moilanen via REUTERS

Helsinki, IDN Times - Perdana Menteri Finlandia, Sanna Marin, mengatakan dirinya tetap akan sering memakai media sosial meski sekarang telah menjadi pemerintahan. Marin, 34 tahun, diangkat menjadi Perdana Menteri pada awal minggu ini setelah pendahulunya, Antti Rinne, mengundurkan diri.

Perempuan yang menjadi Perdana Menteri termuda di dunia itu mengatakan bahwa dirinya tidak masalah dengan memakai Twitter maupun Instagram walau akan lebih banyak aturan yang harus diikuti. Topik ini muncul ketika dirinya bertemu dengan para reporter usai dilantik yang menanyakan soal apakah ia akan tetap aktif di media sosial.

1. Marin mengaku mewakili generasi muda yang akrab dengan media sosial

Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin. instagram.com/sannamarin

"Saya mewakili generasi yang lebih muda, tapi tentu saja, ketika sampai pada persoalan media sosial atau Instagram, saya kira saya seorang individu, seorang manusia, seorang manusia nyata meski saya adalah Perdana Menteri," tuturnya, dilansir dari Reuters.

"Jadi, saya takkan mengubah cara saya berperilaku. Pastinya saya harus berhati-hati dalam bertutur kata," tambahnya. Dari laman Instagram pribadinya sendiri bisa dilihat Marin tak hanya mengunggah foto atau video tentang pekerjaannya, melainkan juga momen-momen bersama anaknya yang kini berumur dua tahun.

2. Di Twitter, Marin juga menyukai humor sehingga terkesan tidak kaku

Menteri Pendidikan Finlandia Li Andersson, Menteri Dalam Negeri Maria Ohisalo, Perdana Menteri Sanna Marin, Menteri Keuangan Katri Kulmuni dan Menteri untuk Kesetaraan dan Kerjasama Nordik Thomas Blomqvist menghadiri konferensi pers pemerintahan baru di Helsinki, Finlandia, pada 10 Desember 2019. ANTARA FOTO/Lehtikuva/Vesa Moilanen via REUTERS

Sementara dirinya tidak menyinggung tentang Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang terkenal aktif dan impulsif di Twitter, Marin punya caranya sendiri untuk menertawakan apa yang terjadi di negara tersebut melalui media sosial.

Ia me-retweet unggahan video satir dari akun The Daily Show with Trevor Noah yang membahas soal dirinya dan empat perempuan yang memimpin partai koalisi pemerintah. Trevor Noah mencemooh Amerika Serikat yang masih kalah dibandingkan Finlandia dalam hal representasi perempuan dan generasi muda di politik.

"Empat dari mereka berusia di bawah 35 tahun, yang mana sangat gila, sebab di Amerika Serikat Anda tak bisa jadi presiden jika belum berumur 35 tahun. Dan jika Anda bekerja di pemerintahan, Anda tetap bisa menjabat sampai berusia 1.000 tahun. Saya tak paham mengapa tak ada batasan usia paling tua," celoteh komedian itu.

3. Perdana Menteri tertua di dunia punya saran untuk Marin

Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin bersama bayinya. instagram.com/sannamarin

Finlandia memang mengagumkan saat ini dari sisi gender dan usia di parlemen. Nyatanya memang Marin memimpin koalisi partai yang semua ketuanya adalah perempuan, lalu tiga di antaranya (selain dirinya) belum berusia 35 tahun.

Mereka adalah Katri Kulmuni (32 tahun), Menteri Dalam Negeri Marioa Ohisalo (34 tahun) dan Li Andersson (32 tahun), dan Anna-Maja Henriksson (55 tahun). Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad percaya dirinya punya hak untuk memberikan saran kepada Marin terkait pemerintahan.

"Sementara kita percaya kepada idealisme anak-anak muda, penting juga bagi mereka untuk mempertimbangkan pengalaman orang-orang yang sudah tua," kata Mahathir dalam sebuah wawancara dengan Reuters pada 10 Desember 2019. "Kemudian, ada kombinasi keduanya, dan itu bagus."

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team