Chisinau, IDN Times - Pada hari Senin (30/11) Presiden Moldova yang baru terpilih, Maia Sandu memerintahkan penarikan tentara Rusia yang ada di negaranya. Namun perkataan pemimpin pro Uni Eropa tersebut ditolak oleh pihak Kremlin yang selama ini mengamankan wilayah konflik Transnistria tersebut.
Sebelumnya Maia Sandu telah memenangkan pemilihan umum Moldova yang digelar awal November lalu. Ia berhasil mengalahkan calon incumbent Igor Dodon yang sudah memimpin sejak empat tahun lalu, dikutip dari Reuters.
