Ahli neurogenetik, John Hardy, mengatakan bahwa seorang ahli saraf sekalipun enggan mengomentari seseorang yang bukan pasiennya. Hal itu diungkapkan karena spekulasi beredar melalui video di dunia maya.
"Ahli saraf sejati tidak mungkin berkomentar karena mereka diajarkan untuk tidak pernah mengomentari orang yang bukan pasien mereka," kata John Hardy, dari Institut Penelitian Demensia Inggris, dikutip Deutsche Welle.
Dalam pandangan Hardy, Putin tidak memiliki tanda-tanda parkinsonisme. Dia mengakui bahwa Putin tidak terlihat sehat tapi bukan penyakit Parkinson.
Ahli saraf lain, Ray Chadhuri dari University of London setuju dengan Hardy. Hanya dari video rekaman, dia mengatakan tidak dapat menemukan bukti tentang parkinsonisme pada Putin.
Kepala eksekutif Parkinson's UK, Caroline Rassel, mengatakan Parkinson adalah kondisi kompleks dengan lebih dari 40 gejala mulai dari fisik sampai mental. Dia mengatakan tidak mungkin mendiagnosis lewat rekaman video yang durasinya beberapa menit saja.