Ribuan jemaah tampak memenuhi halaman Masjid Nabawi di Madinah pada 24 April 2026 untuk melaksanakan salat Jumat (Dok. MCH 2026)
Bagi Ihsan yang tiba di Madinah pada Rabu (22/4) lalu, ia memiliki komitmen kuat untuk tidak melewatkan satu pun salat wajib berjamaah di masjid.
"Saya bersyukur lokasi hotel sangat dekat, jadi target menjalankan salat Arbain (salat 40 waktu tanpa terputus) insyaallah bisa tercapai. Apalagi ini salat Jumat pertama di Nabawi, momen yang sangat saya idam-idamkan," ungkap Ihsan penuh syukur.
Perhatian lain juga diungkap oleh Ahmad Mustofa asal Tegal, yang mengajak jemaah untuk lebih bersabar dalam beribadah. "Suasananya sangat padat sekali mungkin karena hari ini adalah hari pertama Jumat, minggu pertama di mana semua jemaah haji dari Indonesia memasuki Kota Madinah," komentarnya.
Dia mengajak sesema jemaah untuk memanfaatkan kesempatan yang terbatas ini dengan sebaik mungkin dengan tetap memperhatikan kenyamanan bersama.
Di sisi lain, keterbatasan fisik tak menyurutkan langkah Anton, jemaah haji asal Sukabumi penyandang disabilitas pengguna kursi roda, untuk meraih pahala Jumat. Anton memiliki rute khusus, yakni masuk melalui pintu nomor 17 yang mengarahkannya langsung ke saf khusus pengguna kursi roda.
"Dari kamar saya diantar istri sampai ke depan pintu masuk masjid. Kemudian masuk masjid kadang sendiri, kadang dibantu jemaah lain karena perempuan tidak boleh masuk area sini," cerita Anton.
Momen ini juga diisi dengan amalan sunah, seperti yang dilakukan Ansori, jemaah asal Tegal. Sembari menunggu waktu salat di area dalam masjid, ia terlihat berbagi kebahagiaan dengan memberikan sedekah kepada para petugas kebersihan.