Jakarta, IDN Times - Rusia dikabarkan telah menyerang situs produksi gas milik perusahaan energi Ukraina, Naftogaz, yang ada di daerah Poltava dan Kharkiv menggunakan drone dan rudal balistik. Serangan tersebut terjadi pada Senin (4/5/2026) malam waktu setempat.
Menurut keterangan CEO Naftogaz, Serhiy Koretskyi, pada Selasa (5/5/2026), serangan Rusia menewaskan setidaknya lima orang. Tiga orang merupakan pekerja di situs produksi gas tersebut, sedangkan dua lainnya merupakan petugas penyelamat yang sedang bertugas di lokasi kejadian.
"Fasilitas produksi gas di wilayah Poltava dan Kharkiv menjadi sasaran serangan (Rusia)," kata Koretskyi, seperti dilansir The Strait Times.
