Jakarta, IDN Times - Sejumlah negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu (21/3/2026). Penetapan ini dilakukan setelah hasil pemantauan hilal oleh otoritas resmi di masing-masing negara.
Selain Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam juga menetapkan 1 Syawal pada tanggal yang sama. Dikutip dari Malay Mail, Kamis (19/3/2026), pengumuman resmi di Malaysia disampaikan oleh Penyimpan Mohor Besar Raja-raja, Tan Sri Syed Danial Syed Ahmad.
Sementara itu, The Strait Times melaporkan pemerintah Singapura turut menetapkan Idul Fitri pada 21 Maret. Media Brunei, Borneo Bulletin, juga memberitakan keputusan serupa yang diambil pemerintah setempat.
Keempat negara tersebut menggunakan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) dalam menentukan awal bulan Hijriah, termasuk penetapan Idul Fitri.
Di sisi lain, Filipina yang tidak menggunakan kriteria MABIMS juga menetapkan Lebaran pada hari yang sama. The Inquirer melaporkan keputusan tersebut diumumkan oleh Mufti Agung wilayah Bangsamoro, Sheikh Abdulrauf Guialani.
“Dengan wewenang yang diberikan kepada saya sebagai Mufti Bangsamoro, dengan ini mengumumkan bahwa hilal tidak terlihat. Oleh karena itu, Idulfitri dan hari pertama Syawal akan jatuh pada Sabtu (21/3/2026),” ujar Guialani.
