Jakarta, IDN Times - Sebuah mobil van menabrak barikade keamanan di Gedung Putih. Akibatnya, pihak berwenang menutup Gedung Putih dan sejumlah area di sekitarnya pada Rabu (11/3/2026) dini hari.
Menurut keterangan kepolisian, insiden tersebut terjadi di kawasan Lafayette Square yang berada tepat di sebelah utara Gedung Putih. Peristiwa itu langsung memicu respons keamanan ketat di sekitar kompleks kepresidenan.
Akibat kejadian tersebut, aparat menutup beberapa ruas jalan utama di sekitar Gedung Putih. Aktivitas pegawai pemerintah juga sempat dihentikan sementara, termasuk akses para pekerja menuju kantor mereka. Penutupan jalan ini menyebabkan kemacetan lalu lintas di sejumlah titik di sekitar lokasi, demikian dikutip dari CNN.
Petugas keamanan segera menahan pengemudi van tersebut. Hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban luka dalam insiden tersebut.
Dinas Rahasia Amerika Serikat (US Secret Service), yang bertanggung jawab atas pengamanan presiden, menyatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki peristiwa tersebut. Dalam pernyataannya, Secret Service menyebut sedang memeriksa sebuah kendaraan yang dianggap mencurigakan dan telah menahan pengemudinya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya pengamanan di Washington dalam beberapa hari terakhir. Situasi keamanan diperketat seiring meningkatnya ketegangan akibat konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Sejak 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel dilaporkan terus melancarkan serangan terhadap Iran. Teheran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan ke Israel serta sejumlah aset Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Hingga kini, konflik tersebut masih berlangsung dan jumlah korban terus bertambah.
