Jakarta, IDN Times - Seorang pria asal Ohio, Amerika Serikat (AS), bernama Shannon Mathre ditangkap karena dituduh telah melakukan ancaman pembunuhan terhadap Wakil Presiden AS JD Vance. Penangkapan tersebut dilakukan oleh agen rahasia AS pada Jumat (6/2/2026).
Saat ini, Mathre didakwa oleh pengadilan AS atas ancaman pembunuhan tersebut. Menurut jaksa, pria yang kini berusia 33 tahun itu sudah melanggar Pasal 18 Kode AS Bagian 871(a) tentang ancaman pembunuhan terhadap pemimpin negara.
“Kami menangkap pria ini karena diduga mengancam akan membunuh Wakil Presiden AS. Ini merupakan kejahatan serius. Terima kasih kepada mitra federal, negara bagian, dan lokal yang telah bekerja sama untuk menegakkan keadilan bagi individu yang bejat ini,” kata Wakil Jaksa Agung, Todd Blanche, seperti dilansir laman resmi Kementerian Kehakiman AS.
