ilustrasi serangan drone Shahed-136 buatan Iran (Khamenei.ir, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)
Kementerian Pertahanan UEA melaporkan ada tiga drone yang memasuki wilayah udara mereka dari arah perbatasan barat. Pertahanan udara UEA berhasil menembak jatuh dua unit, tetapi drone ketiga lolos dan menghantam sebuah generator listrik.
Generator yang terbakar itu berada di luar batas perimeter dalam PLTN Barakah yang terletak di wilayah Al Dhafra. Fasilitas nuklir bernilai miliaran dolar AS ini berjarak sekitar 225 kilometer dari ibu kota Abu Dhabi.
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengonfirmasi bahwa insiden tersebut memaksa satu reaktor nuklir menggunakan generator diesel darurat untuk sementara waktu. Namun, pihak berwenang memastikan operasi PLTN itu tetap berjalan normal.
"Aktivitas militer apa pun yang mengancam keselamatan fasilitas nuklir sama sekali tidak dapat diterima. Kami meminta semua pihak untuk menahan diri guna menghindari bahaya kecelakaan nuklir," ujar direktur IAEA, Rafael Grossi, dilansir Euronews.