Tentara Israel di Tepi Barat. (wikimedia/IDF Spokesperson's Unit)
Eskalasi kekerasan tidak hanya terjadi di Gaza melainkan meluas hingga ke Tepi Barat. Pemukim Israel mengamuk dengan membakar rumah serta mobil milik warga Palestina pada Minggu malam.
Aksi ini menyasar empat desa utama di wilayah Nablus termasuk Deir al-Hatab dan Jalud. Kerusuhan pecah usai pemakaman pemukim Israel, Yehuda Sherman, yang tewas dalam insiden tabrakan dengan sebuah kendaraan Palestina.
Serangan yang terjadi selama masa libur Idul Fitri ini melukai sedikitnya 10 warga Palestina. Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan adanya korban tembak di kaki serta keluhan sesak napas.
PBB mencatat 25 warga Palestina tewas akibat serangan pemukim dan tentara hingga 15 Maret. Selain itu, lebih dari 30 ribu warga terpaksa mengungsi akibat pengusiran paksa oleh otoritas Israel.
"Tindakan ini tidak dapat diterima di masa perang. Militer tidak seharusnya menghadapi minoritas yang mengancam dari dalam," tegas Kepala Militer Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir, dilansir France24.