Ilustrasi corona (IDN Times/Arief Rahmat)
Isabel Diaz Ayuso presiden daerah Madrid mengkritik pembatasan yang ada, ia berharap batasan yang lebih terlokalisasi, dengan memberikan izin bar, teater, bioskop restoran buka hampir sepanjang hari dengan kapasitas yang dikurangi dan wajib menggunakan masker dan menjaga jarak.
Menurut laman berita Associated Press, kasus positif corona selama dua pekan di Madrid di bawah 300 kasus per 100.000 warga, meski masih tinggi angka telah di bawah rata-rata nasional dan Eropa, Madrid telah mengalami penurunan dari angka 500 kasus yang diumumkan beberapa minggu lalu. Pasien virus corona saat ini menempati sekitar 14 persen dan 32 persen tempat tidur rumah sakit dan unit perawatan intensif, yang jauh lebih rendah dari nasional.
Meski Diaz Ayuso senang dengan kemajuan yang dialami Madrid, tetapi petugas kesehatan masih khawatir dengan kondisi saat ini.
“Mengucapkan hal itu tidak tepat ketika kita memiliki antara 20 dan 30 kematian akibat COVID sehari di Madrid,” kata Jesus Garcia Ramos, juru bicara asosiasi perawat Satse di Madrid, yang dilansir dari Associated Press.
Garcia juga menyampaikan meski jumlahnya menurun, 15.000 petugas kesehatan masyarakat Madrid "jenuh", 1.500 petugas mengambil cuti sakit karena COVID-19 dan keadaan normal di rumah sakit "masih sangat jauh".
Masin melansir dari Associated Press, para petugas kesehatan mengkritik tindakan Ayuso mengeluarkan 50 juta euro untuk membangun rumah sakit dengan 1.000 ranjang untuk membantu menangani virus corona, bukanya memperbaiki sistem yang ada dan menghemat dana. Rumah sakit darurat Nurse Isabel Zendal, yang dibangun kurang dari enam bulan saat ini masih belum dibuka, karena belum ada yang mengurus, Diaz Ayuso berharap ada relawan tenaga medis yang menjadi sukarelawan di rumah sakit baru tersebut.
Tindakan Diaz Ayuso yang membangun rumah sakit baru telah dikritik oleh Garcia, yang berharap untuk memanfaatkan rumah sakit yang sudah jadi dan merekrut tenaga medis sebagai sumber daya.
“Saya pikir kami adalah satu-satunya di dunia yang telah melakukan hal seperti ini, dan itu mengatakan semuanya. Akan lebih berguna untuk menyesuaikan area yang ada, meningkatkan infrastruktur sudah ada dan memperkuatnya dengan perawat dan petugas kesehatan lainnya,” kata Garcia yang memberitahu bahwa ada rumah sakit Madrid yang tidak digunakan karena kurangnya sumber daya.
Saat ini Spanyol memiliki kasus positif virus corona tertinggi kedua di Eropa Barat dengan sekitar 1,5 juta kasus dan 46.619 kematian, menurut laman berita Reuters.