Jakarta, IDN Times - Sebuah penelitian internasional yang dirilis pada Rabu (25/3/2026), mengungkap temuan mengkhawatirkan terkait polutan berbahaya pada pasokan gas rumah tangga di sejumlah kota besar Eropa. Laporan tersebut memberikan peringatan dini bagi jutaan konsumen mengenai keberadaan zat karsinogenik (pemicu kanker) yang selama ini tidak terdeteksi dalam penggunaan gas harian.
Fokus utama laporan ilmiah ini adalah tingginya kadar benzena—senyawa kimia penyebab kanker—pada sampel gas di pemukiman warga Inggris, Belanda, dan Italia. Temuan ini memicu desakan evaluasi terhadap standar keamanan energi dan kebijakan perlindungan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
