Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Terlibat dengan Epstein, Eks PM Norwegia Dirawat Usai Coba Akhiri Hidup
Mantan PM Norwegia Thorbjorn Jagland (Chatham House, CC BY 2.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/2.0>, via Wikimedia Commons)
  • Mantan PM Norwegia Thorbjorn Jagland dirawat di rumah sakit setelah upaya bunuh diri, terjadi beberapa hari usai didakwa terkait penyelidikan korupsi yang melibatkan Jeffrey Epstein.
  • Otoritas Norwegia belum mengonfirmasi detail perawatan maupun status medis Jagland, sementara media lokal melaporkan penggeledahan properti miliknya oleh polisi.
  • Kasus ini memicu perdebatan publik soal batas privasi dan kepentingan umum, terutama karena posisi Jagland sebagai tokoh politik dan mantan Ketua Komite Nobel Perdamaian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Laporan di media Norwegia mengatakan, mantan Perdana Menteri Thorbjorn Jagland dirawat di rumah sakit pekan lalu setelah upaya bunuh diri. Upaya tersebut dilakukan beberapa hari setelah ia didakwa sehubungan dengan dugaan penyelidikan korupsi yang terkait dengan pemodal yang tercela, Jeffrey Epstein.

Klaim tersebut pertama kali diterbitkan oleh situs berita iNyheter, yang mengutip sumber anonim yang menggambarkan kondisi Jagland sebagai serius.

Dilansir dari TRT World, Rabu (25/2/2026), detail tentang perawatannya atau rumah sakit yang terlibat belum dikonfirmasi secara publik. Otoritas Norwegia juga belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Jagland (75) adalah salah satu tokoh politik paling terkemuka di Norwegia. Dia pernah menjabat sebagai perdana menteri dan kemudian sebagai sekretaris jenderal Dewan Eropa.

“Dia juga memimpin Komite Nobel Norwegia selama beberapa tahun, memainkan peran sentral dalam pemberian Hadiah Nobel Perdamaian,” demikian dikutip dari Anadolu.

Radio Norwegia NRK melaporkan, awal bulan Februari, polisi telah menggeledah properti yang terkait dengan Jagland sebagai bagian dari penyelidikan yang memeriksa dugaan keuntungan dan kontak yang terkait dengan Epstein, yang jaringan hubungan globalnya telah menarik perhatian tokoh publik di seluruh dunia.

Laporan-laporan tersebut telah memicu kontroversi di kalangan media Norwegia setelah iNyheter mengatakan beberapa editor setuju dengan pengacara Jagland untuk tidak meliput rawat inap tersebut karena sifatnya yang sensitif.

Pengungkapan ini telah menghidupkan kembali perdebatan tentang privasi versus kepentingan publik ketika pejabat terkemuka menghadapi tuduhan serius.

Pihak berwenang belum secara terbuka mengonfirmasi detail investigasi atau status medis Jagland, dan masih belum jelas bagaimana kasus ini akan berlanjut.

Editorial Team