Jakarta, IDN Times - Sebanyak 20 mahasiswa di Bangladesh divonis hukuman mati atas tindakan kriminal yang telah mereka lakukan. Mereka semua didakwa terlibat dalam pembunuhan Abrar Fahad, 21, yang ditemukan tewas dalam asrama universitas setelah mengunggah postingan yang mengkritik Perdana Menteri Sheikh Hasina terkait kerjasama pengairan dengan India.
Pembunuhan terhadap Abrar Fahad sendiri terjadi pada tahun 2019. Kejadian ini sempat membuat masyarakat Bangladesh mengecam aksi brutal para mahasiswa tersebut.
