Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka KTT perdana Board of Peace (BoP) dengan pernyataan penuh percaya diri. Dalam forum internasional tersebut, Trump kembali mengklaim dirinya telah berhasil menghentikan delapan perang.
KTT Board of Peace yang digelar di Washington dihadiri hampir 50 negara pada pertemuan perdananya, Kamis (19/2/2026). Forum ini disebut menjadi wadah baru diplomasi global yang berfokus pada penyelesaian konflik dan rekonstruksi kawasan terdampak perang.
“Kita memiliki sekelompok besar pemimpin, yang tidak bisa hadir menonton dari Zoom,” kata Trump.
Trump mengatakan, yang dilakukan dewan ini sangat sederhana, yakni menginginkan perdamaian.
“Apa yang kita lakukan sangat sederhana, perdamaian. Ini disebut Dewan Perdamaian dan ini semua tentang kata yang mudah diucapkan, tapi sulit diwujudkan,” ujar Trump.
Dalam pidatonya, Trump mengklaim telah mendamaikan delapan konflik internasional. Ia menyebut perang antara Ukraina dan Rusia sebagai proses berikutnya yang sedang berjalan.
Trump juga meminta pemimpin Azerbaijan dan Armenia berdiri bersama di forum tersebut. Menurutnya, kehadiran kedua negara itu menjadi bukti keberhasilannya dalam meredakan konflik panjang di kawasan Kaukasus.
“Dewan ini paling berpengaruh, tentu saja dalam kekuasaan dan prestise. Belum pernah ada (dewan) seperti ini,” tuturnya.
